Review Jurnal Ekonomi Koperasi  2 (2)



Review
ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN
PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI

Muhammad Khafid,dkk.
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Gedung C6, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50229
JDA (Jurnal Dinamika Akuntansi) Vol. 2, No. 1, Maret 2010, 37-45  http://journal.unnes.ac.id/index.php/jda


2. Hasil dan pembahasan

Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 27 (PSAK No. 27) tentang
Akuntansi Perkoperasian di Kota Semarang secara umum termasuk dalam kategori cukup. Distribusi
frekuensi dari tingkat kepatuhan penerapan PSAK No. 27 KPRI di Kota Semarang tampak
dalam Tabel 2.

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kepatuhan Penerapan PSAK No. 27 bagi KPRI di Kota Semarang
 
  Kelas                  Kriteria            Frekuensi         Persentase
>  80% - 100%   Sangat baik            -                         -
>  60% - 80%     Baik                         -                         -
>  40% - 60%     Cukup                     22                  75,86%
>  20% - 40%     Kurang Baik           7                    24,14%
      0% - 20%      Tidak Baik              -                         -
Jumlah 29
Sumber: Data primer diolah

Dilihat dari angka persentase rata-rata penerapan PSAK No. 27 diperoleh angka sebesar
44,54%. Jika angka ini dikaitkan dengan tabel kriteria yang digunakan di atas, maka dapat dimaknai
secara rata rata, KPRI di Kota Semarang termasuk dalam kategori cukup dalam hal kepatuhan
penerapan PSAK No. 27. Hasil penelitian juga mengungkapkan tingkat kepatuhan tiap item
penyajian yang dipersyaratkan oleh PSAK No. 27.




Nama : Senda Rusgiana
Npm   : 26211667
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Review Jurnal Ekonomi Koperasi  2 (1)




Review
ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN
PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI

Muhammad Khafid,* dkk.
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Gedung C6, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50229
JDA (Jurnal Dinamika Akuntansi) Vol. 2, No. 1, Maret 2010, 37-45  http://journal.unnes.ac.id/index.php/jda

Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan penerapan PSAK 27 (Coopera­tive Accounting), dan untuk menganalisa dampak kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting) pada pengoperasian kinerja KPRI di kota Semarang. Populasinya adalah 62 KPRI di kota Semarang, dan sempel yang digunakan adalah 29 KPRI. Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa KPRI di kotamadya Semarang dikategorikan cukup dan terbukti bahwa hipotesis menyatakan bahwa tingkat kepatuhan penerapan PSAK 27 berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha.


1. Pendahuluan
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian menyatakan bahwa kope­rasi bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Untuk mencapai tujuan koperasi seperti tersebut di atas, maka koperasi harus dikelola se­cara benar dan profesional. Pengelolaan koperasi yang profesional akan menjadi salah satu tolok ukur apakah koperasi termasuk ke dalam koperasi yang sehat atau tidak. Sebuah koperasi yang se­hat akan melakukan pengelolaan secara profesional dalam semua bidang termasuk dalam bidang keuangan. Sebagai sebuah lembaga ekonomi maka masalah akuntansi koperasi merupakan salah satu masalah terpenting yang ada di koperasi. Oleh karena itulah masalah akuntansi koperasi
merupakan salah satu bagian dalam koperasi yang menjadi fokus tinjauan dan kajian oleh para insan koperasi.
Sebagai sebuah lembaga ekonomi, koperasi akan berhubungan dengan berbagai pihak. Adanya satu standar akuntansi koperasi menjadi sangatlah penting agar semua pihak yang berhu­bungan dengan koperasi dapat memaham kondisi keuangan koperasi secara benar. Standar yang telah disepakati bersama disebut sebagai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Adapun standar akuntansi yang sekarang berlaku untuk koperasi sebagai sebuah lembaga ekonomi yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 27 tentang Akuntansi Perkoperasian.
Untuk melaksanakan pengelolaan keuangan koperasi secara profesional maka penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 27 tentang Akuntansi Perkoperasian pada suatu koperasi menjadi suatu keharusan. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat koperasi yang belum menerapkannya. Di sisi lain, ada juga koperasi yang sudah menerapkan tetapi terjadi ber­bagai penyimpangan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, penelitian mengenai tingkat kepatu­han penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 27 tentang Akuntansi Perkoperasian pada koperasi menjadi sangat penting karena akan menjadi salah satu tolok ukur kualitas penge-lolaan koperasi.


Nama : Senda Rusgiana
Npm   : 26211667
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS


Review Jurnal Ekonomi Koperasi  1 (2)



Review
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KOPERASI
(STUDI KASUS PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK
INDONESIA ”TEKNIK SEJAHTERA”)

Mochammad Arifin, S.Pd., M.Si, MOS
Sekolah Tinggi Manejemen Informatika & Teknik Komputer (Stikom) Surabaya
Seminar Nasional Teknologi 2007 (SNT 2007) ISSN : 1978 – 9777
Yogyakarta, 24 November 2007



2. METODE PENELITIAN

2.1. Analisis Sistem
Berdasarkan survey yang telah dilakukan, maka sistem yang ada saat ini bisa dijadikan
sebagai dasar untuk membuat analisis dan desain sistem yang baru. Di bawah ini diuraikan analisis
dan desain sistem lebih lanjut pada setiap proses transaksi yang ada.
a. Sitem Pengelolaan Simpanan
Sistem Pengelolaan Simpanan yang ada di dalam Sistem informasi akuntansi pada Koperasi
Pegawai Republik Indonesia ”Teknik Sejahtera” digunakan untuk:
1. Membantu dalam proses transaksi simpan.
2. Mengolah data-data yang ada dalam proses transaksi simpan dan menghasilkan informasi yang
dibutuhkan untuk laporan keuangan
b. Sitem Pengelolaan Pinjaman
Sistem Pengelolaan Pinjaman yang ada di dalam Sistem informasi akuntansi pada Koperasi
Pegawai Republik Indonesia ”Teknik Sejahtera” digunakan untuk:
1. Membantu dalam proses transaksi pinjam
2. Mengolah data untuk proses transaksi pinjaman dan menghasilkan informasi yang dibutuhkan
untuk laporan keuangan.
c. Sitem Pengelolaan Angsuran

Sistem Pengelolaan Angsuran yang ada di dalam Sistem informasi akuntansi pada Koperasi
Pegawai Republik Indonesia ”Teknik Sejahtera” digunakan untuk:
1. Membantu dalam proses transaksi angsuran
2. Mengolah data proses transaksi angsuran dan menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk
laporan keuangan.

2.2. Sistem Flow
Adapun sistem flow yang digunakan sebagai acuan dalam pembuatan program terdiri dari:
a. sistem flow pendaftaran anggota
b. Sistem flow Simpanan Wajib dan sukarela
c. sistem flow Pinjaman
d. Sistem flow angsuran
e. Sistem Flow Laporan Keuanngan




Nama : Senda Rusgiana
Npm   : 26211667
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Review Jurnal Ekonomi Koperasi  1 (1)




Review
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KOPERASI
(STUDI KASUS PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK
INDONESIA ”TEKNIK SEJAHTERA”)

Mochammad Arifin, S.Pd., M.Si, MOS
Sekolah Tinggi Manejemen Informatika & Teknik Komputer (Stikom) Surabaya
Seminar Nasional Teknologi 2007 (SNT 2007) ISSN : 1978 – 9777
Yogyakarta, 24 November 2007


ABSTRACT
Manual processing data will cause manager delays in taking decision, beause there is no
enaough information to support decision making. Because of this reason, any company to success
and well develop one factor that gives contribution is to use good information system that already
computer as a tool. As in “Teknik Sejahtera” Coperation, save and deposit, and installment value
open occur reccord mistake and late in financial report. By using save, deposit and financial report
that based on computer can minimize mistakes that open occur, and help the manager in making
decision making so cooperation can life long.
Keywords : Cooperation, Accounting, Financial Report, Depsosit, Save, Installment

1. PENDAHULUAN
Koperasi teknik sejahtera merupakan salah satu koperasi yang mempunyai usaha simpan
pinjam dan usaha dagang. Sejak pertama kali didirikan koperasi ini telah memfokuskan dalam
bidang usaha simpan pinjam, dimana hasil dari simpanan para anggota koperasi selain dipinjamkan
kembali juga digunakan untuk usaha dagang atau disebut ”usaha toko”.
Pelayanan yang sekarang berjalan masih dilakukan dengan cara manual, hal tersebut dapat
dilihat dari proses transaksi simpan, pinjam, pembayaran angsuran, dan pengolahan anggota.
Dimana dengan proses yang manual sering terjadi kesalahan pencatatan, arsip yang sulit dicari, dan
lain sebagainya.
Untuk meningkatkan pelayanan anggota, kopeasi berusaha memudahkan dengan cara
mempersiapkan teknologi informasi khususnya sistem informasi akuntansi. Sistem ini bertujuan
untuk memudahkan koperasi dalam mengolah data keuangan.



Nama : Senda Rusgiana
Npm   : 26211667
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Copyright 2014 Senda's Blog
Allah Be With Me designed by Senda Rusgiana
Powered by PsP
Free Website templateswww.seodesign.usFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver